Refraktometer

Sabtu, 08 Desember 2012

REFRAKTOMETER

Refractometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadar / konsentrasi bahan terlarut misalnya : Gula, Garam, Protein dsb. Prinsip kerja dari refractometer sesuai dengan namanya adalah dengan memanfaatkan refraksi cahaya. Seperti terlihat pada Gambar di bawah ini sebuah sedotan yang dicelupkan ke dalam gelas yang berisi air akan terlihat terbengkok. Pada Gambar kedua sebuah sedotan dicelupkan ke dalam sebuah gelas yang berisi lauran gula. Terlihat sedotan terbengkok lebih tajam. Fenomena ini terjadi karena adanya refraksi cahaya. Semakin tinggi konsentrasi bahan terlarut (Rapat Jenis Larutan), maka sedotan akan semakin terlihat bengkok secara proporsional. Besarnya sudut pembengkokan ini disebut Refractive Index (nD). Refractometer ditemukan oleh Dr. Ernst Abbe seorang ilmuwan dari German pada permulaan abad 20.

Adapun prinsip kerja dari refractometer dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Dari gambar dibawah ini terdapat 3 bagian yaitu : Sample, Prisma dan Papan Skala. Refractive index prisma jauh lebih besar dibandingkan dengan sample.
  2. Jika sample merupakan larutan dengan konsentrasi rendah, maka sudut refraksi akan lebar dikarenakan perbedaan refraksi dari prisma dan sample besar. Maka pada papan skala sinar “a” akan jatuh pada skala rendah.
  3. Jika sample merupakan larutan pekat / konsentrasi tinggi, maka sudut refraksi akan kecil karena perbedaan refraksi prisma dan sample kecil. Pada gambar terlihar sinar “b” jatuh pada skala besar.
  4.  

Dari penjelasan di atas jelas bahwa konsentrasi larutan akan berpengaruh secara proporsional terhadap sudut refraksi. Pada prakteknya Refractometer akan ditera pada skala sesuai dengan penggunaannya. Sebagai contoh Refractometer yang dipakai untuk mengukur konsentrasi larutan gula akan ditera pada skala gula. Begitu juga dengan refractometer untuk larutan garam, protein dll.

Konsentrasi bahan terlarut sering dinyatakan dalam satuan Brix(%) yaitu merupakan pronsentasi dari bahan terlarut dalam sample (larutan air). Kadar bahan terlarut merupakan total dari semua bahan dalam air, termasuk gula, garam, protein, asam dsb. Pada dasarnya Brix(%) dinyatakan sebagai jumlah gram dari cane sugar yang terdapat dalam larutan 100g cane sugar. Jadi pada saat mengukur larutan gula, Brix(%) harus benar-benar tepat sesuai dengan konsentrasinya.

Cara Kerja :

Membuat sample

a. Apabila sampel makanan padat / roti

b. Makanan di timbang menggunakan neraca teknis

c. Di larutkan dalam labu ukur 100 ml dan di aduk ± aduk atau di hancurkanmenggunakan batang pengaduk

d. Di saring menggunakan kertas saring, kemudian di masukkan ke dalam labuerlnenmeyer

e. ± 10 ml di buang, kemudian di saring kembali

f. Saringan yang ke-2 , ke-3 dst. di periksa dengan menggunakan handrefraktometer 

Membaca sample:

a. Prisma di bersihkan dengan kapas alkohol

b. Blanko :

-prisma / tempat sample ditambah aquadest (3 tetes )

-tempat sample di tutup

-diamati sampai angka menunjuk tanda 0 ( kontrol )

c. Aquadest di usap atau di bersihkan dengan kapas kering

d. Prisma / tempat sample ditambah sample cair tadi ( 3 tetes )

e. Pastikan sample tersebar merata di atas permukaan prisma

f. Diamati skala yang di tunjuk yaitu menunjukkan kadar glukosa (gelap terang )

Macam-macam Refraktometer :

1. Refraktometer Abbe

Refraktometer Abbe merupakan alat untuk determinasi secara cepat konsentrasi, kemurnian, kualitas-kualitas dispersi dari sampel cair, padat dan plastik.

Syaratnya : hanya bahan yang jernih, transparan dan Opaque dapat diukur pada sinar yang ditransmisikandan direfleksikan.

Contoh sampel :- Larutan : alkohol, eter - Minyak : wax- Makanan : sari buah, syrup, lar, gula dll.- Resin : bahan sintetik - Kaca optik.

Prinsip pengukuran : dengan sinar yang ditransmisikan Sinar kasa / sumber sinar prisma sampeltelescope.

Refraktometer Abbe :

- Dapat digunakan untuk mengukur bermacam-macam indeks bias suatu larutan

- Dapat juga digunakan untuk mengukur kadar tetapi kita harus membuat kurva standar.Suatu zat/ larutan kadarnya berbeda maka dapat memberika indeks bias berbeda.

Refraktometer Abbe : mempunyai 2 lubang pengamat.Dicari garis batas dan perpotongan antara hitam dan putih, kemudian dibaca indeks bias pada skala.

Pemeliharaan Refraktometer :

1. Refraktometer Abbe :

- Setelah dipakai : prisma dibersihkan sampai kering.

- Perlu ditera / kalibrasi dengan :

a. Lar. Bromonophtalehe yang sudah diketahui indeks biasnya.

b. Prisma

2. Refraktometer tangan = Hand – Refraktometer

Keterangan :

1. Tentukan sempel pada prisma

2. Tutup refraktometer

3. Pembacaan skala

4. Diamati batas biru putih

5. Bersihkan prisma dengan kertas tissue

6. Kalibrasi

7. Penyebaran sampel harus merata (Hand Refraktometer).

- Indeks bias sudah dikonversikan hinga dapat langsung dibaca kadarnya.

- Hanya untuk mengukur kadar zat tertentu saja dan terbatasi jika kadar tidak terbaca misalnya : terlalu pekatmaka harus di encerkan. Hasil akhir dikalikan dengan pengenceran.

Macam-macam Hand Refraktometer:

- Hand Refraktometer brik untuk gula 0 – 32 %

- Hand Refraktometer salt untuk NaCl 0 – 28 %

Penggunaan Refraktometer :

Larutan yan diukur indeks bias/ kadar diteteskan pada prisma Refrak. Langsung dibaca hasilnya.

Catatan : pada waktu meneteskan, jangan sampai ada gelembung udara.

Bagian-bagian Refraktometer :Hand Refraktometer :

Mempunyai 1 lubang pengamat .

- Dibaca skala yang ditunjukan batas biru putih

Sebelum ditetesi zat setelah ditetesi zat/ larutanTerjadinya Pembiasan karena cahaya menembus median yang lebih rapat indeks bias dipengaruhi oleh :temperatur dan tekanan.

Semakin tinggi temperatur atau semakin rendah tekanan maka kerapatanmedian semakin kecil.

PERAWATAN Hand Refraktometer :

- Setelah dipaka, bagian prisma dibersihkan sampai kering.

- Perlu ditera dengan aquades, sampai batas biru putih yang menunjukan skala 0.Hal ini sebaiknya sebelum dipakai ditera dulu.

- Dapat dipakai : kapas/ kertas tissue untuk membersihkan prisma

POLARIMETER

Polarimeter dgunakan untuk mengetahui bidang polarisasi dan mengukur besarnya sudut putar larutan sukrosa dan fruktosa.

Berbagai struktur transparan tidak simetris memutar bidang polarisasi radiasi. Materi tersebut dikenal sebagai zat optik aktif, misalkan kuarsa, gula, dan sebagainya. Pemutaran dapat berupa dextro-rotary (+) bila arahnya sesuai dengan arah jarum jam atau levo-rotary (-) bila arahnya berlawanan dengan jarum jam. Derajat rotasi bergantung pada berbagai parameter seperti jumlah molekul pada lintasan radiasi, konsentrasi, panjangnya pipa polarimeter, panjangnya gelombang radiasi dan juga temperatur. Rotasi spesifik didefinisikan sebagai [α]t =  , di mana α adalah sudut bidang cahaya terpolarisasi dirotasi oleh suatu larutan dengan konsentrasi c gram zat terlarut per mL larutan, pada suatu bejana dengan panjang d desimeter. Panjang gelombang yang umumnya dispesifikkan adalah 590 nm, berupa garis spektrum natrium (Khopkhar,2008 : 302).

Polarisasi merupakan proses mengurung vibrasi vektor  yang menyusun gelombang transversal menjadi satu arah. Dalam radiasi tak terkutubkan, vektor berosilasi ke semua arah tegak lurus pada arah perambatan. Polarisasi cahaya merupakan vektor gelombang cahaya ke satu arah. Dalam cahaya tak terpolarisasi, medan listrik bervibrasi ke semua arah, tegak lurus pada arah perambatan. Sesudah dipantulkan atau ditransmisikan melalui zat tertentu, maka medan listrik terkurung ke satu arah dan radiasi dikatakan sebagai cahay terkutub –bidang. Bidang cahaya yang terkutub-bidang dapat diputar bila melewati zat tertentu (dantith, 1990 : 342-343).

Menurut Soekardjo (2002 :430) polarisasi dapat dibagi menjadi dau , yaitu :

1. Polarisasi konsentrasi yang disebabkan oleh perubahan konsentrasi di sekitar elektrode.

2. Polarisasi overvoltage atau tegangan lebih yang disebabkan oleh jenis elektrode dan proses yang terjadi di permukaan.

Gelombangcahaya terpolarisasi terletak pada satu bidang yaitu bidang getar cahaya. Apabila cahaya terpolarisasi dilewatkan pada larutan salah satu enansiomer, maka bidang getarnya akan mengalami perubahan posisi, yaitu berputar ke arah kanan atau kiri. Proses pemuutaran bidang getar cahaya terpolarisasi, yang untuk selanjutnya disebut pemutaran cahaya terpolarisasi dinamakan juga rotasi optik, sedangkan senyawa yang dapat menyebabkan terjadinya pemutaran cahaya terpolarisasiitu dikatakan mempunyai aktivitas aptik (Poedjiadi, 1994 : 16).

Rotasi spesifik suatu senyawapada suhu 20oC dapat diperoleh dengan menggunakan rumus  sebagai berikut:

Dalam rumus tersebut

   = rotasi spesifik menggunakan cahaya D natrium pada suhu 20oC.

         = sudut rotasi yang diamati pada polarimeter

l           = panjang sel dalam dm

c          = konsentrasi larutan dalam gram/mL

apabila rotasi spesifik telah diketahui dari tabil yang telah ada, maka dengan rumus di atas dapat dihitung konsentrasi larutan. Analisis kuantitatif ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut polarimeter (Poedjiadi,1994 : 16-17).

Polarimeter adalah alat yang didesain untuk mempolarisasikan cahaya dan kemudian mengatur sudut rotasi bidang polarisasi cahaya oleh suatu senyawa aktif optis yang prinsip kerjanya didasarkan pada pemutaran bidang polarisasi (Anonim, 2010).

Menurut Anonim (2010), besarnya perputaran bidang polarisasi tergantung pada :

1. Struktur molekul

2. Panjang gelombang

3. Temperatur

4. Konsentrasi

5. Panjang pipa polarimeter

6. Banyaknya molekul pada jalan cahaya, dan

7. Pelarut

Di industri gula di Indonesia, polarimeter digunakan ada yang manual dan ada yang digital. Yang manual menggunakan pengukuran sudut putar international suugar scale (į¹”), sedangkan yang digital umumnya sudah menunjukkan į¹” atau įŗ‘ (Anonim,2010).

Sukrosa (gula ) dapat terhidrolisis karena pengaruh asam atau enzim invertase, membentuk glukosa dan fruktosa. Pada hidrolisis sukrosa terjadi pemmbalikan sedut (inversi) dari pemutaran kanan menjadi pemutaran kiri. Sukrosa adalah pemutaran kanan (putaran jenis +66,53), glukosa juga pemutaran kanan putaran jenis +52,7), tetapi fruktosa adalah pemutaran kiri (putaran jenis -92,4), daya pemutaran kiri fruktosa ternyata lebih besar dari daya pemutaran kanan glukosa.

Asus Padfone

Sabtu, 20 Oktober 2012

Padfone adalah keluaran terbaru dari ASUS yang memadukan smartphone dengan tablet bahkan dapat diubah kembali menjadi notebook dengan docking keyboard. Perangkat ini merupakan smartphone 4,3 inci canggih yang menggunakan display Super AMOLED qHD, prosesor Qualcomm® Snapdragon™ S4 dual core 1.5GHz terbaru, sebuah kamera digital ultra-sharp 8-megapixel dengan Fuji image processor, F/2.2 aperture, dan lensa 5-element yang dikemas dalam sebuah desain istimewa yang dioptimalkan untuk system operasi Google Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Saat ditempatkan di dalam PadFone Station, mampu menyajikan talk time yang lebih panjang, hingga 63 jam. Selain itu, PadFone Station juga menawarkan pula sebuah docking keyboard (optional) yang secara esensi mampu mengubah PadFone menjadi sebuah notebook, dengan talk time yang diperpanjang lagi menjadi hingga 102 jam.
PadFone juga hadir dengan PadFone Stylus Headset yang merupakan stylus pen Bluetooth yang mampu berfungsi sebagai headset untuk memudahkan dalam menerima panggilan telepon.



Spesifikasi ASUS Padfone
Platform
Android 4.0 (Ice Cream Sandwich)
Dimensions
PadFone
128 x 65.4 x 9.2 mm (LxWxH)
PadFone Station
273 x 176.9 x 13.55 mm (WxDxH)
Weight
PadFone:
129 g (with battery)
PadFone Station
724 g
CPU
Qualcomm Snapdragon S4 8260A Dual-Core 1.5 GHz
Memory
1 GB LPDDR2 RAM
Storage
16GB/32GB/64GBGB eMMc Flash
32GB free ASUS Webstorage for 3 years
Memory Slot
Micro-SD card
Connectivity Technology
WLAN 802.11 b/g/n
Network Standard
WCDMA
HSPA+ UL:5.76 Mbps/DL:21 Mbps
3G :
WCDMA :
900/2100
2G :
EDGE/GPRS/GSM : 850/900/1800/1900,
GPS
Qualcomm GPS (AGPS supported)
Display
Padfone:
4.3inches, qHD 960x540, Super AMOLED with Capacitive Multi touch panel
Scratch Resistant Corning® Gorilla® Glass with HCLR Film
Padfone Station:
10.1inches, WXGA 1280x800, TFT with Capacitive Multi touch panel
Scratch Resistant Corning® Gorilla® Glass with HCLR Film
Battery
PadFone
1520 mAh Lithium
PadFone Station
24.4 Whr/6600 mAh Lithium
Standby Time
370 /360 hours(2G/3G)
Talk Time
940 /480 mins(2G/3G)
Camera
PadFone
Front VGA(640x480)
Rear 8 Mega-Pixel, Auto Focus, LED Flash, F2.2 Aperture
5 -element lens
PadFone Station
Front 1.3 Mega-Pixel
Video
Video Playback :
MPEG4
H.264 1.4a
H.263
WMV @ HD 1080p
Video Recording :
MPEG4
H.264
H.263 @ HD 1080p
H.264 Video Decode @ 720p Encode @ 1080p
Audio Slot
3.5mm
Audio
MP3/WMV/3GP/AAC/AAC+
Browser
Google Browser/Youtube Browser
Messaging
SMS/MMS/IM/Email
E-Mail
Google Mail/Exchange
Sensor
G-Sensor/E-Compass/Gyroscope/Proximity/Light Sensor/Motion Sensor/Vibration Sensor (PadFone Station)
Accessories
Stylus Headset
Station Dock
Sleeve
PadFone Station
3.5 mm audio jack,40pin connector
Micro-USB / Micro-HDMI
Phone Antenna / GPS Antenna
High Quality Speakers, SonicMaster
Note
*According to lab test results, PadFone can withstand a minimum of 5000 insertions and removals.

^Kebersamaan^

Sabtu, 22 September 2012


Kebersamaan........suatu kata yang sering kita dengar namun tanpa kita sadari, kita selalu mengalaminya dalam kehidupan sehari-hari. kebersamaan memang instrumen penting dalam kehidupan karena manusia sendiri bersifat makhluk sosial yaitu selalu membutuhkan bantuan dari orang lain..

Kebersamaan itu juga yang mempersatukan hati kita sehingga terciptanya pertemanan, persahabatan, persaudaraan, pacaran, dan lain sebagainya... ^__^









Kebersamaan juga pastinya di iringi dengan adanya perbedaan-perbedaan. Dari segala perbedaan inilah kita belajar bagaimana menyatukan segala perbedaan dan berusaha menghindari ego kita. Disinilah kita harus bisa mendewasakan diri dan menghargai sesama. Kebersamaan tidaklah harus diwujudkan dari dibentuknya geng atau kelompok kelompok tertentu, kebersamaan juga bisa diciptakan dengan siapa saja dan dimana saja. Selagi kita ikhlas untuk menjalaninya :) :)


Kebersamaan tidak hanya dilakukan oleh manusia bahkan juga oleh hewan ... hahaha unyuuu unyuu yaaaa :p

Ini nih contoh kebersamaankuu di masa - masa sekolah duluuu......miss you :* :p

^^Radio Streaming^^

Jumat, 27 Mei 2011

Sejarah radio adalah sejarah teknologi yang menghasilkan peralatan radio yang menggunakan gelombang radio. Awalnya sinyal pada siaran radio ditransmisikan melalui gelombang data yang kontinyu baik melalui modulasi amplitudo (AM), maupun modulasi frekuensi (FM). Metode pengiriman sinyal seperti ini disebut analog. Selanjutnya, seiring perkembangan teknologi ditemukan internet, dan sinyal digital yang kemudian mengubah cara transmisi sinyal radio.

Sejarah Penggunaan Radio
Rata-rata pengguna awal radio adalah para maritim, yang menggunakan radio untuk mengirimkan pesan telegraf menggunakan kode morse antara kapal dan darat. Salah satu pengguna awal termasuk Angkatan Laut Jepang yang memata-matai armada Rusia saat Perang Tsushima pada tahun 1901. Salah satu penggunaan yang paling dikenang adalah saat tenggelamnya RMS Titanic pada tahun 1912, termasuk komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dengan kapal terdekat dan komunikasi ke stasiun darat. Radio digunakan untuk menyalurkan perintah dan komunikasi antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut di kedua pihak pada Perang Dunia II; Jerman menggunakan komunikasi radio untuk pesandiplomatik ketika kabel bawah lautnya dipotong oleh Britania. Amerika Serikat menyampaikan Program 14 Titik Presiden Woodrow Wilson kepada Jerman melalui radio ketika perang. Siaran mulai dapat dilakukan pada 1920-an, dengan populernya pesawat radio, terutama di Eropa dan Amerika Serikat. Selain siaran, siaran titik-ke-titik, termasuk telepon dan siaranulang program radio, menjadi populer pada 1920-an dan 1930-an Penggunaan radio dalam masa sebelum perang adalah untuk mengembangan pendeteksian dan pelokasian pesawatdan kapal dengan penggunaan radar. Sekarang, radio banyak bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi bergerak di segala jenis, dan juga penyiaran radio. Sebelum televisiterkenal, siaran radio komersial termasuk drama, komedi, beragam show, dan banyak hiburan lainnya; tidak hanya berita dan musik saja.


Radio AM
Radio AM (modulasi amplitudo) bekerja dengan prinsip memodulasikan gelombang radio dan gelombang audio. Kedua gelombangg ini sama-sama memiliki amplitudo yang konstan. Namun proses modulasi ini kemudian mengubah amplitudo gelombang penghantar (radio) sesuai dengan amplitudo gelombang audio.
Pada tahun 1896 ilmuwan Italia, Guglielmo Marconi mendapat hak paten atas telegraf nirkabel yang menggunakan dua sirkuit. Pada saat itu sinyal ini hanya bisa dikirim pada jarak dekat. Namun, hal inilah yang memulai perkembangan teknologi radio. Pada tahun 1897 Marconi kembali mempublikasikan penemuan bahwa sinyal nirkabel dapat ditransmisikan pada jarak yang lebih jauh (12 mil). Selanjutnya, pada 1899 Marconi berhasil melakukan komunikasi nirkabel antara Perancis dan Inggris lewat Selat Inggris dengan menggunakan osilatorTesla.
John Ambrose Fleming pada tahun 1904 menemukan bahwa tabung audion dapat digunakan sebagai receiver nirkabel bagi teknologi radio ini. Dua tahun kemudian Dr. Lee deForestmenemukan tabung elektron yang terdiri dari tiga elemen (triode audion). Penemuan ini memungkinkan gelombang suara ditransmisikan melalui sistem komunikasi nirkabel. Tetapi sinyal yang ditangkap masih sangat lemah. Barulah pada tahun 1912 [[Edwin Howard Armstrong menemukan penguat gelombang radio disebut juga radio amplifier. Alat ini bekerja dengan cara menangkap sinyal elektromagnetik dari transmisi radio dan memberikan sinyal balik dari tabung. Dengan begitu kekuatan sinyal akan meningkat sebanyak 20.000 kali perdetik. Suara yang ditangkap juga jauh lebih kuat sehingga bisa didengar langsung tanpa menggunakan earphone. Penemuan ini kemudian menjadi sangat penting dalam sistem komunikasi radio karena jauh lebih efisien dibandingkan alat terdahulu. Meskipun demikian hak paten atas amplifier jatuh ke tangan Dr. Lee deforest. Sampai saat ini radio amplifier masih menjadi teknologi inti pada pesawat radio.
Awalnya penggunanaan radio AM hanya untuk keperluan telegram nirkabel. Orang pertama yang melakukan siaran radio dengan suara manusia adalah Reginald Aubrey Fessenden. Ia melakukan siaran radio pertama dengan suara manusia pada 23 Desember 1900 pada jarak 50 mil (dari Cobb Island ke Arlington, Virginia) Saat ini radio AM tidak terlalu banyak digunakan untuk siaran radio komersial karena kualitas suara yang buruk.
 

Radio FM
Radio FM (modulasi frekuensi) bekerja dengan prinsip yang serupa dengan radio AM, yaitu dengan memodulasi gelombang radio (penghantar) dengan gelombang audio. Hanya saja, pada radio FM proses modulasi ini menyebabkan perubahan pada frekuensi.
Ketika radio AM umum digunakan, Armstrong menemukan bahwa masalah lain radio terletak pada jenis sinyal yang ditransmisikan. Pada saat itu gelombang audio ditransmisikan bersama gelombang radio dengan menggunakan modulasi amplitudo (AM). Modulasi ini sangat rentan akan gangguan cuaca. Pada akhir 1920-an Armstrong mulai mencoba menggunakan modulasi dimana amplitudo gelombang penghantar (radio) dibuat konstan. Pada tahun 1933 ia akhirnya menemukan sistem modulasi frekuensi (FM) yang menghasilkan suara jauh lebih jernih, serta tidak terganggu oleh cuaca buruk.
Sayangnya teknologi ini tidak serta merta digunakan secara massal. Depresi ekonomi pada tahun 1930-an menyebabkan industri radio enggan mengadopsi sistem baru ini karena mengharuskan penggantian transmiter dan receiver yang memakan banyak biaya. Baru pada tahun 1940 Armstrong bisa mendirikan stasiun radio FM pertama dengan biayanya sendiri. Dua tahun kemudian Federal Communication Comission (FCC) mengalokasikan beberapa frekuensi untuk stasiun radio FM yang dibangun Armstrong. Perlu waktu lama bagi modulasi frekuensi untuk menjadi sistem yang digunakan secara luas. Selain itu hak paten juga tidak kunjung didapatkan oleh Armstrong.
Frustasi akan segala kesulitan dalam memperjuangkan sistem FM, Armstrong mengakhiri hidupnya secara tragis dengan cara bunuh diri. Beruntung istrinya kemudian berhasil memperjuangkan hak-hak Armstrong atas penemuannya. Barulah pada akhir 1960-an FM menjadi sistem yang benar-benar mapan. Hampir 2000 stasiun radio FM tersebar di Amerika, FM menjadi penyokong gelombang mikro (microwave), pada akhirnya FM benar-benar diakui sebagai sistem unggulan di berbagai bidang komunikasi.





id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_radio

^^Sindrom pramenstruasi^^

Senin, 23 Mei 2011

Sindrom pramenstruasi (bahasa Inggris : premenstrual syndrome, PMS) adalah kumpulan gejala fisik, psikologi, dan emosi  yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Pada sekitar 14% perempuan antara usia 20-35 tahun, sindrom pramenstruasi sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan, PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. Gangguan kesehatan berupa pusing, depresi, perasaan sensitif berlebihan sekitar dua minggu sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif.
Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas.
Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Teori lain bilang, karena hormon estrogen yang berlebihan. Para peneliti melaporkan, salah satu kemungkinan yang sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. Kemungkinan lain, itu berhubungan dengan gangguan perasaan, faktor kejiwaan, masalah sosial, atau fungsi serotonin yang dialami penderita.
Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya PMS, antara lain :
1.   Wanita yang pernah melahirkan (PMS semakin berat setelah melahirkan beberapa anak, terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi seperti toksima).
2.   Status perkawinan (wanita yang sudah menikah lebih banyak mengalami PMS dibandingkan yang belum).
3.   Usia (PMS semakin sering dan mengganggu dengan bertambahnya usia, terutama antara usia 30 - 45 tahun).
4.   Stres (faktor stres memperberat gangguan PMS).
5.   Diet (faktor kebiasaan makan seperti tinggi gula, garam, kopi, teh, coklat, minuman bersoda, produk susu, makanan olahan, memperberat gejala PMS).
6.   Kekurangan zat-zat gizi seperti kurang vitamin B (terutama B6), vitamin E, vitamin C, magnesium, zat besi, seng, mangan, asam lemak linoleat. Kebiasaan merokok dan minum alkohol juga dapat memperberat gejala PMS.
7.   Kegiatan fisik (kurang berolahraga dan aktivitas fisik menyebabkan semakin beratnya PMS).
Tipe dan gejalanya Tipe PMS menurut Dr. Guy E. Abraham (ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA, AS) membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A, H, C, dan D. 80% gangguan PMS termasuk tipe A. Penderita tipe H sekitar 60%, PMS C 40%, dan PMS D 20%. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan, misalnya tipe A dan D secara bersamaan.
PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas, sensitif, saraf tegang, perasaan labil. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesterone (hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesterone). Ada pula kram perut Pada hari pertama atau satu hari menjelang datang bulan, banyak wanita yang mengeluh sakit perut atau tepatnya kram perut. Gangguan kram perut ini tidak termasuk PMS walaupun ada kalanya bersamaan dengan gejala PMS.
Kram pada waktu haid atau nyeri haid merupakan suatu gejala yang paling sering. Gangguan nyeri yang hebat, atau dinamakan dismenorea, sangat mengganggu aktivitas wanita, bahkan sering kali mengharuskan penderita beristirahat bahkan meninggalkan pekerjaannya selama berjam-jam atau beberapa hari.

PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan), perut kembung, nyeri pada buah dada, pembengkakan tangan dan kaki, peningkatan berat badan sebelum haid. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita.
Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari.

PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak, timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan, jantung berdebar, pusing kepala yang kadang-kadang sampai pingsan. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres, tinggi garam dalam diet makanan, tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6), atau kurangnya magnesium.

PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi, ingin menangis, lemah, gangguan tidur, pelupa, bingung, sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi), bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. PMS tipe D murni disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon progesteron dan estrogen, di mana hormon progesteron dalam siklus haid terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon estrogennya. Kombinasi PMS tipe D dan tipe A dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu stres, kekurangan asam amino tyrosine, penyerapan dan penyimpanan timbal di tubuh, atau kekurangan magnesium dan vitamin B (terutama B6).

DIET TEPAT MENCEGAH PMS
Pencegahan PMS (sindrom pra-menstruasi) dapat dilakukan melalui diet yang tepat dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
  • Kurangi atau berhenti merokok
  • Batasi konsumsi protein (1,5 gr/kg berat badan per orang)
  • Meningkatkan konsumsi ikan, ayam, kacang-kacangan, dan biji-bijian
  • Batasi konsumsi makanan produk susu dan olahannya (keju, es krim, dll) dan gunakan kedelai sebagai pengganti
  • Meningkatkan sayuran hijau, makanan yang mengandung asam lemak esensial linoleat seperti minyak bunga matahari & minyak sayuran
  • Konsumsi vitamin B kompleks terutama vitamin B6, vitamin E, kalsium, magnesium juga omega-6
  • Melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur
  • Menghindari dan mengatasi stres
  • Menjaga berat badan
  • Catat jadwal siklus haid anda serta kenali PMS-nya


Lirik Lagu Silaver "Kau"
kau yang ku nantikan mendekatlah di pelukanku
ku yang kan jadikan kau sebagai
tambatan hatiku yang kosong
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
* kau adalah surgaku, kau bagian dari hidupku
dan ku yang kan berjuang tuk bahagiakan kamu
seumur hidupku, seumur hidupku
reff:
ku tak bisa tuk jauh dari dirimu
ku tak bisa menahan hasrat diriku
ku tak bisa tuk jauh dari dirimu
ku tak bisa menahan hasrat diriku
tuk bahagiakan kamu seumur hidupku
repeat *
ku tak bisa tuk jauh dari dirimu
ku tak bisa menahan hasrat diriku
repeat reff
tuk bahagiakan kamu seumur hidupku [2x]